Menampilkan postingan dengan label konsep pelajaran

Postingan

Sahabat Latis, pada pembahasan sebelumnya, kita telah mempelajari tentang apa itu proposal. Sekilas, proposal terlihat seperti karya ilmiah karena ditulis berdasarkan struktur yang telah ditetapkan. Namun, keduanya bukanlah hal yang sama. Karya ilmiah ditulis berdasarkan peristiwa atau fenomena yang terjadi. Sedangkan proposal ditulis berdasarkan rencana kegiatan. Sangat berbeda, bukan? Agar Sahabat Latis lebih bisa membedakan keduanya, mari kita simak ulasan berikut ini! Karya Ilmiah Karya ilmiah tergolong dalam tulisan nonfiksi yang berkaitan dengan teknologi dan ilmu pengetahuan, budaya, sosial, penelitian, masyarakat, dan lainnya. Pada materi kali ini, Sahabat Latis akan belajar tentang tujuan karya ilmiah, jenis-jenis karya ilmiah, kaidah kebahasaan karya ilmiah, struktur karya ilmiah, contoh karya ilmiah, dan cara mempresentasikan karya ilmiah. Baca juga: Bimbel CPNS Online A. Tujuan Karya Ilmiah Karya ilmiah ditulis dengan tujuan untuk menerbitkan suatu ilmu pengetahuan kepad
  Halo sahabat Latis! Setelah kemarin kita membahas soal bestie, sekarang mimin mau nanya nih, kira-kira kalian pernah bentrok ga ama bestie kalian? Yup, kalo iya itu masuknya ke permasalahan sosial lho! Jadi sebenernya apa aja sih yang termasuk permasalahan? Permasalahan Sosial Seperti biasa, kalian perlu mendengar pendapat para ahli mengenai definisi permasalahan sosial dari kacamata mereka.    a. Soerjono Soekamto Menurut beliau, permasalahan sosial adalah adanya ketidaksesuaian antara unsur-unsur kebudayaan atau masyarakat yang jika dibiarkan dapat membahayakan interaksi dalam kelompok sosial yang mana permasalahan ini terbagi menjadi beberapa macam faktor antara lain: 1) Faktor ekonomi yang memberi dampak pada terjadinya kemiskinan, penjarahan, gizi buruk, dan pengangguran. 2) Faktor psikologis berdampak pada depresi, stress, dan bunuh diri. 3) Faktor biologis contohnya wabah Covid19 dan penyakit menular lainnya. 4) Faktor budaya meliputi pergaulan bebas, tawuran, dan kenakalan re
Sahabat Latis, apakah kalian pernah menulis proposal? Lalu, untuk apa proposal tersebut ditulis? Proposal ditulis agar pelaksanaan sebuah kegiatan berjalan dengan lancar. Itu karena proposal memuat tentang tertib acara, perizinan, rincian biaya, dan tujuan kegiatan. Lantas bagaimana cara menulis proposal dengan baik dan benar? Untuk itu, marilah kita simak ulasan berikut ini! Menulis Proposal Pada materi kali ini, Sahabat Latis akan belajar tentang segala hal yang berkaitan dengan proposal. Mulai dari mengetahui definisi proposal, struktur proposal, kaidah kebahasaan proposal, serta contoh dan cara menulis proposal. Baca juga: Bimbel CPNS Online Source: https://letterhub.com/how-to-write-a-direct-mail-letter/ A. Apa Itu Proposal? Proposal merupakan karya tulis yang menjelaskan tentang usulan kegiatan. Baik itu penelitian, perlombaan, bakti sosial, maupun kegiatan lainnya. Proposal ditulis dalam tiga bab yang didahului dengan judul proposal, daftar isi, pendahuluan (bab 1), tinjauan p
Sahabat Latis, pernahkah kalian membaca buku? Tentu saja pernah, bukan! Lalu, buku apa yang paling sering kalian baca? Novel, biografi, cerita rakyat, atau ensiklopedia? Buku-buku tersebut merupakan karangan fiksi dan nonfiksi. Lantas, apa perbedaan keduanya? Novel dan cerita rakyat adalah contoh buku nonfiksi karena umumnya bukanlah berasal dari kisah nyata atau hanya sebagian saja. Sedangkan ensiklopedia dan biografi adalah contoh buku nonfiksi. Buku non fiksi ditulis berdasarkan kenyataan yang ada. Bisa saja diambil dari kisah perjuangan hidup seseorang, siklus hidup hewan, hingga fenomena alam semesta. Lantas, apa yang dimaksud dengan buku nonfiksi itu sebenarnya? Untuk menjawab pertanyaan tersebut, mari kita simak ulasan berikut ini! Buku Nonfiksi Sahabat Latis, pada pembelajaran kali ini kita akan membahas tentang segala hal yang terkait dengan buku nonfiksi. Mulai dari apa itu buku nonfiksi, unsur-unsur buku nonfiksi, dan jenis-jenis buku nonfiksi. A. Definisi Buku Nonfiksi Apa
Sahabat Latis mungkin pernah membaca atau mendengar cerita pendek. Biasanya cerita tersebut berupa pengalaman diri sendiri atau orang lain. Berdasarkan pengalaman yang dialami tersebut, cerita pendek atau cerpen mengandung nilai-nilai moral dan pelajaran yang membantu kita lebih memahami hidup ini. Cerita Pendek Pada pembelajaran kali ini, Sahabat Latis akan belajar tentang apa itu cerita pendek, menganalisis unsur-unsur cerita pendek, bagaimana cara mengidentifikasi nilai-nilai kehidupan pada cerita pendek, dan contoh-contoh cerita pendek. A.      Pengertian Cerita Pendek Cerita pendek merupakan kisah atau jalan hidup manusia berbentuk tulisan yang jelas dan ringkas. Cerpen dikelompokkan sebagai karangan fiksi atau prosa yang berfokus pada suatu konflik atau permasalahan. Ketika membaca cerita pendek, kita bisa menemukan adanya penokohan yang berkarakter protagonis dan antagonis. Kedua karakter tersebut mencerminkan sifat orang-orang yang ada di kehidupan nyata.   Lalu,