Menampilkan postingan dengan label news blog

Postingan

Sahabat Latis, pada pembelajaran sebelumnya, kita sudah belajar tentang rumus determinan matriks. Sehingga, kita dapat mengetahui penyelesaian determinan matriks dengan rumus yang telah ditetapkan. Determinan berfungsi untuk memetakan matriks ke skalar. Atau secara gamblang, determinan matriks berkaitan dengan perkalian menggunakan rumus yang telah ditentukan. Lalu, apakah semua matriks memiliki determinan? Jika tidak, kenapa demikian? Apa yang membuat kita harus mempelajari ini? Determinan matriks hanya bisa dipecahkan dari matriks persegi di mana matriks tersebut memiliki baris dan kolom yang sama. Untuk lebih jelasnya, mari kita simak ulasan berikut ini yuk... Baca juga: Bimbel CPNS Online Sifat Determinan Matriks Sahabat Latis, sebelumnya kita sudah membahas tuntas tentang apa itu determinan dan rumus determinan matriks bukan? Sekarang saatnya kita belajar tentang sifat determinan matriks. Determinan matriks hanya dapat dihitung untuk matriks yang memiliki jumlah kolom dan baris
Sahabat Latis, apa yang kalian ketahui tentang matriks hingga determinan matriks? Bagi kalian yang sudah menginjak bangku sekolah menengah atas atau SMA dan setingkatnya, matriks pasti sudah menjadi hal yang tak asing lagi bagi kalian bukan? Ya, matriks merupakan himpunan bilangan yang tersusun dalam baris dan kolom. Angka yang terdapat pada matriks disebut sebagai entri atau elemen matriks. Sedangkan sekumpulan matriks dinamakan dengan determinan.   Setelah mengetahui apa itu matriks, lalu bagaimana caranya mengoperasikan matriks? Rumus determinan matriks apa yang harus kita gunakan? Yuk kita scroll tulisan di bawah ini. Baca juga: Bimbel CPNS Online Rumus Determinan Matriks Sebelum kita mempelajari seperti apa rumus determinan matriks, ada baiknya kita ketahui terlebih dahulu kenapa kita harus mempelajari matriks dan bagaimana aplikasi matriks dalam kehidupan sehari-hari. Jika kita perhatikan dari bentuknya, matriks terlihat seperti persegi atau persegi panjang yang ter
Sahabat Latis, mungkin kalian sudah tidak asing lagi dengan kata “radiasi” bukan? Lebih lagi di masa teknologi sedang berkembang pesat seperti saat ini. Penggunaan barang-barang elektronik dalam kehidupan kita sehari-hari merupakan contoh penerapan perpindahan kalor secara radiasi. Mulai dari barang elektronik rumah tangga hingga media pendukung pembelajaran. Lalu, apa yang disebut dengan radiasi yang sebenarnya? Agar sahabat latis paham tentang apa itu radiasi dan contoh perpindahan kalor secara radiasi, yuk simak ulasan berikut ini. Baca juga: Bimbel CPNS Online Contoh Perpindahan Kalor secara Radiasi Sebelum kita masuk ke pembahasan tentang contoh perpindahan kalor secara radiasi, mari kita pelajari terlebih dahulu mengenai definisi radiasi dan kenapa radiasi itu bisa terjadi. Apa itu radiasi? Radiasi adalah proses di mana energi berupa pancaran elektromagnetik dipancarkan oleh permukaan yang panas ke seluruh arah menuju titik penyerapan tanpa perantara. Kenapa radiasi bisa terja
Apa yang Sahabat Latis ketahui tentang perpindahan kalor secara konduksi? Jika pada pembahasan sebelumnya kita sudah membahas tentang contoh konveksi, maka pada materi kali ini kita akan belajar tentang konduksi. Apa yang dimaksud dengan konduksi? Ketika kita memanaskan air menggunakan panci yang terbuat dari aluminium, apa yang kita rasakan ketika panci itu tidak memiliki gagang kayu atau plastik? Pasti kulit kita terasa terbakar, bukan? Itulah salah satu contoh nyata perpindahan kalor secara konduksi dalam kehidupan kita. Untuk meredam perpindahan kalor itu, kita akan membutuhkan benda-benda isolator (tidak menghantarkan panas) seperti kayu, plastik, kain, atau karet. Lalu, apakah hanya itu saja contoh konduksi dalam kehidupan sehari-hari? Agar kalian lebih memahami tentang apa itu konduksi, keep scrolling ya... Baca juga: Bimbel CPNS Online Contoh Perpindahan Kalor secara Konduksi Sebelum kita masuk ke pembahasan tentang contoh perpindahan kalor secara konduksi, mari kita pelajari t
Sahabat Latis, kita semua mungkin pernah memperhatikan air panas bisa berubah menjadi air dingin dalam suatu waktu. Atau makanan yang hangat apabila dibiarkan terbuka, akan dingin dengan sendirinya. Secara tidak langsung, kita semua sudah mempelajari bagaimana kalor atau energi panas dapat berpindah dari suatu tempat ke tempat lain. Perpindahan kalor tersebut terbagi ke dalam tiga kelompok yaitu konveksi, konduksi, dan radiasi. Namun pada pembahasan kali ini, kita akan belajar tentang konveksi dan contoh perpindahan kalor secara konveksi. Baca juga: Bimbel Online CPNS Contoh Perpindahan Kalor secara Konveksi Sebelum kita masuk ke pembahasan tentang contoh perpindahan kalor secara konveksi, mari kita pelajari terlebih dahulu tentang definisi konveksi. Apa itu konveksi? Seperti yang sudah kita bahas di bagian pembuka, konveksi adalah kalor yang berpindah bersama partikel benda yang bergerak dari suatu tempat ke tempat lainnya. Kenapa konveksi bisa terjadi? Konveksi terjadi karena di
Sahabat Latis semua tentu pernah mendengar kata "negosiasi" bukan? Lalu apa pengertian negosiasi itu? Negosiasi mengacu pada diskusi yang bertujuan untuk menyelesaikan masalah dan dapat diterima oleh kedua belah pihak. Ketika bernegosiasi, kedua belah pihak masing-masing memberikan sudut pandang yang bersifat persuasif. Pada akhirnya, negosiasi menjadi cara untuk menyelesaikan masalah dengan jalan keluar yang disetujui oleh kedua belah pihak. Lalu, apakah negosiasi hanya membahas tentang kesepakatan kedua belah pihak yang bermasalah? Agar Sahabat Latis memahami pengertian negosiasi secara mendalam, mari kitansimak ulasan berikut sampai dengan poin yang terakhir ya... Keep scrolling and reading...! Pengertian Negosiasi dari Berbagai Aspek Negosiasi memiliki pengertian dari beragam aspek dan sudut pandang. Para ahli juga mengemukakan apa itu negosiasi berdasarkan pengalaman dan riset yang telah mereka lakukan. 1.       Apa Pendapat Para Ahli tentang Negosiasi?