Gangguan atau Kelainan pada Sistem Peredaran Darah Beserta Soal & Pembahasannya | IPA 8 SMP


Gangguan atau Kelainan pada Sistem Peredaran Darah

Ada berbagai gangguan atau kelainan pada sistem peredaran darah yang dapat memengaruhi kinerjanya, mengancam kesehatan dan bahkan kehidupan seseorang.


Sistem peredaran darah, yang juga dikenal sebagai sistem kardiovaskular, memainkan peran yang krusial dalam menjaga kelangsungan hidup tubuh manusia. Sistem ini bertanggung jawab atas pengiriman oksigen, nutrisi, dan zat-zat penting lainnya ke seluruh tubuh, serta mengangkut limbah-limbah dan produk-produk samping metabolisme ke organ-organ pengeluaran.

baca juga : bimbel cpns

Macam gangguan atau kelainan pada sistem peredaran darah


Gangguan atau Kelainan pada Sistem Peredaran Darah


Sumber: Freepik


Macam gangguan atau kelainan pada sistem peredaran darah yang penting untuk dipahami.

1. Hipertensi (Tekanan Darah Tinggi)

Hipertensi adalah kondisi di mana tekanan darah dalam arteri meningkat secara persisten. Ini bisa terjadi akibat faktor genetik, gaya hidup tidak sehat, konsumsi garam yang berlebihan, obesitas, dan faktor lainnya.

Hipertensi yang tidak terkontrol dapat menyebabkan kerusakan pada pembuluh darah, jantung, ginjal, dan otak, serta meningkatkan risiko stroke, serangan jantung, dan gagal jantung.

2. Aterosklerosis
Aterosklerosis adalah kondisi di mana terjadi penumpukan plak di dalam dinding arteri, yang terdiri dari kolesterol, lemak, kalsium, dan zat-zat lainnya. Plak ini seiring waktu dapat mengurangi aliran darah dan menyebabkan penyempitan arteri, yang dapat mengganggu aliran darah yang lancar dan berisiko menyebabkan serangan jantung atau stroke.

3. Gagal Jantung
Gagal jantung terjadi ketika jantung tidak mampu memompa darah dengan cukup kuat untuk memenuhi kebutuhan tubuh. Ini bisa disebabkan oleh berbagai faktor seperti penyakit jantung koroner, hipertensi, dan kelainan katup jantung.

Gejala gagal jantung meliputi sesak napas, kelelahan, pembengkakan kaki, dan penumpukan cairan di paru-paru.

4. Aritmia
Aritmia adalah kelainan irama jantung, di mana detak jantung menjadi terlalu cepat, terlalu lambat, atau tidak teratur. Ini bisa terjadi akibat gangguan listrik di jantung atau kondisi lain seperti penyakit jantung koroner.

Aritmia yang serius dapat mengganggu aliran darah dan menyebabkan komplikasi serius seperti stroke.

5. Trombosis
Trombosis terjadi ketika terbentuk bekuan darah di dalam pembuluh darah. Jika bekuan darah ini pecah dan mengalir ke organ vital seperti otak atau jantung, dapat menyebabkan stroke atau serangan jantung.

Trombosis juga dapat mengganggu aliran darah dan menyebabkan nyeri serta pembengkakan.

6. Anemia
Anemia adalah kondisi di mana jumlah sel darah merah atau kadar hemoglobin dalam darah lebih rendah dari normal. Ini dapat terjadi akibat kekurangan zat besi, defisiensi vitamin B12, atau masalah genetik.

Anemia mengganggu kemampuan darah untuk mengangkut oksigen ke seluruh tubuh, menyebabkan kelelahan, pusing, dan penurunan performa fisik.

7. Trombositopenia
Trombositopenia adalah kelainan di mana jumlah trombosit (sel darah yang berperan dalam pembekuan darah) dalam darah sangat rendah. Ini dapat disebabkan oleh gangguan sumsum tulang, reaksi autoimun, atau efek samping pengobatan tertentu.

Penderita trombositopenia berisiko mengalami pendarahan yang berat bahkan akibat luka kecil.

8. Varises
Varises adalah pembuluh darah yang membesar dan melengkung di bawah kulit, biasanya terjadi pada kaki. Kondisi ini disebabkan oleh kelainan katup di dalam vena yang mengganggu aliran balik darah ke jantung.

Varises dapat menyebabkan nyeri, pembengkakan, dan dalam kasus yang parah, komplikasi seperti perdarahan atau trombosis.

Penyebab gangguan atau kelainan sistem peredaran darah

Gangguan atau Kelainan pada Sistem Peredaran Darah


Sumber: Freepik
a.     Kelainan Jantung Bawaan:

Beberapa individu lahir dengan kelainan pada struktur jantung mereka, yang dikenal sebagai kelainan jantung bawaan. Kelainan ini dapat mempengaruhi aliran darah yang tepat dan memerlukan intervensi medis untuk koreksi.

b.     Merokok dan Konsumsi Alkohol Berlebihan:

Merokok dan konsumsi alkohol berlebihan dapat merusak dinding pembuluh darah, menyebabkan penyempitan, dan meningkatkan risiko pembekuan darah.

c.     Kurangnya Aktivitas Fisik:

Gaya hidup yang tidak aktif dapat menyebabkan penumpukan lemak, penurunan elastisitas pembuluh darah, dan peningkatan risiko gangguan peredaran darah.

d.     Stres:

Stres kronis dapat memicu pelepasan hormon stres yang dapat memengaruhi tekanan darah dan memperburuk masalah peredaran darah.

e.     Faktor Genetik dan Riwayat Keluarga:

Beberapa gangguan peredaran darah memiliki komponen genetik, sehingga riwayat keluarga dengan penyakit-penyakit tersebut dapat meningkatkan risiko individu.

f.      Faktor Lingkungan: Polusi udara dan paparan bahan kimia beracun juga dapat merusak pembuluh darah dan mempengaruhi kesehatan sistem peredaran darah.

baca juga : les cpns jakarta

Jenis-Jenis Kelainan sistem peredaran darah Bawaan

Gangguan atau Kelainan pada Sistem Peredaran Darah



Sumber: Freepik

1.     Defek Septum Atrium (ASD) dan Defek Septum Ventrikel (VSD)

Ini adalah jenis kelainan di mana terdapat lubang pada dinding antara atrium atau ventrikel jantung. Hal ini dapat mengakibatkan aliran darah yang tidak normal antara ruang-ruang jantung, menyebabkan ketidakseimbangan dalam sirkulasi darah.

2.     Stenosis Katup

Stenosis terjadi ketika katup jantung menyempit dan menghambat aliran darah normal. Ini bisa mengganggu fungsi jantung dan menyebabkan beban kerja yang berlebihan pada organ ini.

3.     Tetralogi Fallot

Ini adalah kelainan yang melibatkan kombinasi beberapa masalah jantung, termasuk dinding antara ventrikel yang tidak normal, pembuluh darah keluar jantung yang terletak di atas lubang, serta stenosis katup pulmonal. Tetralogi Fallot mengakibatkan percampuran darah yang kurang normal dan penurunan kadar oksigen dalam aliran darah.

4.     Transposisi Great Arteries

Pada kasus ini, pembuluh darah besar yang menghubungkan jantung dengan paru-paru dan tubuh tertukar tempatnya. Ini mengakibatkan sirkulasi darah yang tidak efektif dan mengancam nyawa.

5.     Hypoplastic Left Heart Syndrome (HLHS)

Pada sindrom ini, bagian kiri jantung, termasuk ventrikel kiri dan aorta, tidak berkembang secara normal. Hal ini menghambat aliran darah yang efektif dan memerlukan perawatan medis yang intensif.

baca juga : les cpns

Soal Pilihan Ganda

Gangguan atau Kelainan pada Sistem Peredaran Darah



Sumber: Freepik

1. Apa yang menyebabkan terbentuknya plak aterosklerosis pada dinding arteri?

a)     Bakteri dalam aliran darah

b)    Penumpukan garam mineral

c)     Kekurangan vitamin C

d)    Penumpukan lemak dan kolesterol

 

Pembahasan:
Jawaban yang benar adalah d) Penumpukan lemak dan kolesterol.

Plak aterosklerosis terbentuk ketika lemak dan kolesterol menumpuk di dinding arteri, menyebabkan penyempitan saluran arteri dan mengurangi aliran darah.

2. Apa akibat umum dari penyempitan arteri koroner yang signifikan?

a)     Hipertensi

b)    Stroke

c)     Serangan jantung

d)    Diabetes

 

Pembahasan:
Jawaban yang benar adalah c) Serangan jantung.

Penyempitan arteri koroner yang signifikan dapat menyebabkan kurangnya pasokan darah ke otot jantung, yang dapat mengakibatkan serangan jantung.

3. Gangguan peredaran darah yang ditandai dengan tekanan darah tinggi disebut...

a)     Aterosklerosis

b)    Anemia

c)     Hipertensi

d)    Trombosis

Pembahasan:
Jawaban yang benar adalah c) Hipertensi.

Hipertensi adalah kondisi di mana tekanan darah dalam arteri berada di atas rentang normal, dan ini bisa merusak dinding arteri serta meningkatkan risiko penyakit jantung dan stroke.

4. Apa yang menyebabkan stroke iskemik?

a)     Pecahnya pembuluh darah otak

b)    Penumpukan plak dalam arteri otak

c)     Gangguan irama jantung

d)    Infeksi bakteri pada jantung

 

Pembahasan:
Jawaban yang benar adalah b) Penumpukan plak dalam arteri otak.

Stroke iskemik terjadi ketika suplai darah ke bagian otak terganggu akibat penyumbatan arteri, yang dapat disebabkan oleh plak aterosklerosis.

5. Salah satu gejala umum dari anemia adalah...

a)     Tekanan darah tinggi

b)    Peningkatan jumlah sel darah putih

c)     Kelelahan dan kelemahan

d)    Penurunan kadar kolesterol dalam darah

 

Pembahasan:
Jawaban yang benar adalah c) Kelelahan dan kelemahan.

Anemia adalah kondisi di mana tubuh memiliki jumlah sel darah merah yang kurang atau kadar hemoglobin yang rendah, yang dapat menyebabkan gejala seperti kelelahan dan kelemahan.



Jadi, apa lagi yang kalian tunggu? Hubungi kami segera di line telepon (021) 77844897 atau kalian juga bisa menghubungi kami via 085810779967. Atau klik www.latisprivat.com untuk mendapatkan informasi lebih lanjut.

 

Sampai ketemu di Latisprivat

 

Referensi :

 

1. Latisprivat.com

 

2.katadata.co.id




Komentar

Popular Post