Postingan

  Sahabat Latis, siapa yang tidak suka mempelajari sejarah? Walaupun kalian ga suka, Mimin bakal membuat kalian suka deh apalagi kita bakal membahas tentang peradaban bangsa Eropa. Peradaban Bangsa Eropa di Nusantara Di Indonesia, begitu banyak bangsa asing yang ingin masuk karena kandungan rempah-rempah yang banyak. Dalam buku  Praktik Ekonomi dan Keuangan Syariah oleh Kerajaan Islam di Indonesia (2020) oleh Ferry Syarifuddin dan Ali Sakti, ada beberapa faktor yang menyebabkan masuknya bangsa Eropa. Contohnya Perang Salib yang menjadi salah satu faktor pendorong utama datangnya bangsa Eropa ke Nusantara. Hal  itu memaksa para pedagang dari berbagai negara Eropa untuk mengubah jalur perdagangannya. Bahkan  tingginya permintaan akan rempah-rempah turut mendorong datangnya bangsa Eropa ke Nusantara. Apalagi ya faktor-faktornya? - Mereka sedang semangat penaklukan (reconquista) terhadap orang Islam - Jatuhnya Konstantinopel. Itu merupakan ibu kota imperium Romawi Timur ke tangan Dinasti U
  Hai hai sahabat Latis, baru-baru ini kita dihadapkan dengan kejadian yang menghebohkan dunia yaitu tragedi Kanjuruhan. Yah ada yang bilang itu konflik aparat dengan suporter, but apapun itu memang sesuai banget sama pembahasan kita kali ini yaitu mengenai konflik dan integrasi sosial. Apa harus yang namanya konflik itu diselesaikan dengan cara keras? Konflik dan Integrasi Sosial Kalian kudu dan wajib banget tau apa sih konflik itu? Ada beberapa ahli yang menuangkan pikiran mereka mengenai ini. a. Robert MZ Lawang Beliau mengutarakan bahwa konflik adalah perjuangan untuk memperoleh hal-hal yang langka. Tujuannya tidak hanya memperoleh keuntungan, tetapi juga untuk menundukkan pesaingnya. b. Kartono Bagi beliau, konflik merupakan proses sosial yang bersifat antagonistik. Terkadang tidak bisa diserasikan karena dua belah pihak yang berkonflik memiliki tujuan, sikap, dan struktur nilai yang berbeda. c. James W.Vander Soekanto Konflik merupakan suatu pertentangan tentang nilai maupun tunt
 Aloha Sahabat latis! Siapa yang lebaran kemarin mudik? Yuhu, kalo kalian masih bisa mudik, itu artinya kalian udah merasakan nikmatnya multikulturalisme. Yes, emang sih kebudayaan dan multikulturalisme itu ga jauh dari Indonesia. Sebenarnya istilah ini berlaku dimana ya? Apa cuma buat manusia aja?  Kebudayaan dan Multikulturalisme Dalam Masyarakat Apa sih masyarakat itu? Mereka adalah sebuah kesatuan hidup manusia yang berinteraksi berdasarkan sistem adat tertentu. Hm, bisa dibilang mereka memiliki sebuah sifat secara terus menerus dan adanya sebuah ikatan perasaan secara bersama. Uniknya, sifat mereka ini beragam juga ya! Kalau digandengkan dengan multikultural, sebenarnya artinya juga beragam. Yaitu beranekaragam budaya. Jadi yang dimaksud dengan masyarakat multikultural adalah suatu masyarakat yang didalamnya terdiri dari banyaknya struktur budaya. Kok bisa banyak budaya? Karena banyaknya sebuah suku yang memiliki struktur budaya tersendiri. Inilah yang kemudian menjadi ciri khas y
Siapa nih yang suka liburan? Kalo suka ayo aja kita membahas mengenai mobilitas sosial. Kalian harus tau dulu apa sih arti mobilitas? Mobilitas Sosial Berasal dari bahasa Latin yaitu mobilis. Artinya adalah mudah dipindahkan dari satu tempat ke tempat lain. Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, mobilitas berarti gerak atau perpindahan. Kalian juga bisa menemukannya pada kata mobile phone.  Merujuk pada stratifikasi sosial, mobilitas artinya gerak yang menghasilkan perpindahan tempat. Jadi bisa kita artikan seperti pengertian di atas bahwa mobilitas sosial memang merujuk pada perpindahan posisi seseorang atau kelompok dari lapisan (strata sosial) yang satu ke lapisan yang lain. Ada juga yang dikenal dengan sebutan mobilitas geografik. Artinya adalah berpindahnya seseorang dari satu lokasi ke lokasi lainnya. Adapun contohnya adalah transmigrasi, urbanisasi, imigrasi, dan emigrasi. Jenis-Jenis Mobilitas Sosial Sumber Freepik  Mobilitas sosial terbagi menjadi empat. Apa sajakah itu? Mereka a
 Kata “drama” mungkin menjadi hal yang sudah pasti Sahabat Latis pahami sejak lama, bukan? Ya, drama merupakan kisah atau cerita yang menggambarkan tokoh dan kehidupannya melalui sebuah pementasan. Sebelum menampilkan sebuah drama, kita diminta untuk menulis naskah yang berisikan cerita yang akan dipentaskan tersebut. Lantas, apa saja yang mesti kita pahami sebelum mementaskan sebuah drama? Agar lebih memahami pelajaran kali ini, mari kita simak ulasan berikut. Drama Apa yang akan kita pelajari pada bab ini? Nantinya, Sahabat Latis akan belajar tentang apa itu drama, unsur intrinsik drama, peran dalam drama, menganalisis isi dan kebahasaan drama, serta mendemonstrasikan drama. Baca juga: Les CPNS Jakarta A. Definisi Drama Para ahli memiliki mendefinisikan drama dengan ungkapan yang berbeda-beda. Di antaranya adalah sebagai berikut. Anne Civardi menuturkan bahwa drama adalah kisah yang dipentaskan melalui kata-kata dan gerak. Budianta mengatakan bahwa drama adalah alur cerita sastra
Sahabat Latis, pernahkah kalian melakukan resensi terhadap suatu bacaan? Kegiatan tersebut merupakan cara yang dilakukan seseorang dalam menilai sebuah karya. Ketika kita melakukan resensi buku, kita mesti mempertimbangkan beberapa hal seperti jenis-jenis bacaan yang akan diresensi dan aspek-aspek penilaian yang telah ditetapkan. Lantas, apakah hanya itu saja? Scroll terus tulisan ini agar Sahabat Latis memahami lebih jauh tentang teks resensi. Teks Resensi Sahabat Latis, di akhir materi ini, kita diharapkan dapat memahami tentang apa itu teks resensi, sistematika teks resensi, menganalisis kebahasaan teks resensi, dan belajar meresensi sebuah bacaan. Baca juga: Les CPNS Jakarta A. Definisi Teks Resensi Apa itu teks resensi? Secara garis besar, resensi adalah sebuah ulasan yang memuat identitas buku. Tidak hanya itu saja, resensi harus memuat penilaian tentang keunggulan dan kekurangan buku tersebut. Terdapat tiga definisi yang menjelaskan tentang apa itu teks resensi. Di antaranya